Sunday, May 19, 2013

Al-Hujjurat




{49}
Al-Hujjurat (bilik-bilik) 1~18.
Dengan nama Allah, pemurah, penyayang.

1. Hai orang-orang yang beriman ! janganlah kamu mendahului Allah dan Rasulnya, tetapi hendaklah kamu berbakti kepada Allah, sesungguhnya Allah itu mendengar, mengetahui.
2. Hai orang-orang yang beiman ! janganlah kamu angkat suara-suara  kamu lebih daripada suara nabi, dan janganlah kamu keraskan omongan kepadanya, sebagaimana sebahagian kamu keraskan terhadap sebahagian, kerana khuatir akan gugur amal-amal kamu, pada hal kamu tidak sadar.
3. Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan rasul-rasul mereka disisi Rasul Allah, merekalah orang-orang yang telah diuji oleh Allah hati-hati mereka untuk berbakti, bagi mereka ada keampunan dan ganjaran yang besar.
4. Sesungguhnya orang-orang yang memanggil mu dari luar bilik-bilik itu, kebanyakan dari mereka tidak mengerti.
5. Pada hal kalau mereka bersabar sehingga engkau keluar menemui mereka, nescaya adalah yang demikian lebih baik bagi mereka, tetapi Allah itu pengampun penyayang.
6. Hai orang-orang yang beriman ! jika datang kepada kamu seorang pasik dengan mambawa satu khabar. Maka selidikilah, supaya kamu tidak berbuat suatu kepada satu kaum lantaran tidak tahu, lalu kamu jadi menyesal atas apa-apa yang kamu telah kerjakan.
7. Dan ketahuilah bahawa diantara kamu ada RasulAllah, jika ia turut (kemahuan-kemahuan)  kamu dalam kebanyakan urusan, nescaya kamu akan jatuh dalam kebinasaan, tetapi Allah jadikan iman itu kecintaan kamu, dan ia hiasi nya dalam hati-hati kamu dan ia jadikan kekufuran dan perlewatan batas dan derhaka itu kebencian kamu – merekalah orang-orang yang berlaku lurus.
8. Sebagai kemurahan dari Allah dan (sebagai) satu nikmat, kerana Allah itu mengetahui, bijaksana.
9. Dan apabila dua golongan dari orang-orang mukmin berkelahi. Maka hendaklah kamu damaikan antara keduanya, tetapi jika salah satu dari keduanya melewati batas terhadap yang lainnya.  Maka perangilah yang melewati batas itu sehingga ia kembali kepada perintah Allah. Maka bila mana ia sudah kembali, damaikan lah anara kedua-kedua nya dengan adil, dan berlakulah adil kerana Allah cinta kepada orang-orang yang berlaku adil.
10. Sesungguhnya orang-orang mukmin itu tidak lain melainkan bersaudara, lantaran itu. Damaikan lah antara dua saudara kamu, dan berbaktilah kepada Allah supaya kamu diberi rahmat.
11. Hai orang-orang yang beriman ! janganlah segolongan memperolok-olok segolongan, (kerana) boleh jadi adalah mereka itu lebih baik dari mereka ini, dan janganlah (segolongan) perempuan (memperolok-olok segolongan) perempuan, (kerana) boleh jadi  mereka itu lebih baik dari mereka ini, dan janganlah kamu mencela orang-oranng (diantara) kamu, dan janganlah kamu berpanggilan dengan gelaran-gelaran (yang jelek), kerana sebusuk-busuk nama ialah (pangilan) yang buruk sesudah (mereka) beriman. Dan barang siapa tidak bertaubat, maka mereka itu ialah orang-orang yang melewati batas.
12. Hai orang-orang yang beriman ! jauhi lah kebanyakan dari sangkaan, (kerana) sesungguhnya sebahagian dari sangkaan-sangkaan itu dosa, dan janganlah kamu mengerti-mengerti dan janganlah sebahagian dari kamu mengumpat sebahagian, apakah suka seorang dari kamu memakan daging bangkai saudaranya ? maka (tentu) kamu jijik kepadanya ! dan berbaktilah kepada Allah, kerana sesungguhnya Allah itu pengampun, penyayang.
13. Hai manusia ! sesungguhnya kami telah jadikan kamu dari laki-laki dan perempuan, dan kami telah jadikan kamu beberapa bangsa dan puak, supaya kamu berkenal-kenalan, sesungguhnya semulia-mulia kamu disisi Allah ialah yang sebakti-bakti nya dari antara kamu, sesungguhnya Allah itu yang mengetahui, yang sabar.
14. Berkata orang arab gunung; “kami telah beriman”, katakanlah; “kamu belum beriman”, tetapi hendaklah kamu berkata; “kami telah menyerah diri”, kerana belum masuk iman kedalam hati-hati kamu, dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasulnya ia tidak akan kurangkan sedikit pun dari (ganjaran) amal-amal kamu (kerana) Allah itu pengampun, panyayang”.
15. Mukmin itu tidak lain melainkan orang yang beiman kepada Allah dan Rasulnya, kemudain mereka tidak ragu-ragu dan (mereka) berjihad dengan harta-harta mereka dan jiwa-jiwa mereka dijalan Allah, merekalah orang-orang yang benar.
16. Apakah kamu mahu beritahu kepada Allah tentang iman kamu, pada hal Allah mengetahui apa-apa yang dilangit-langit dan apa-apa yang dibumi, dan Allah itu mengetahui tiap-tiap suatu.
17. Mereka menanggap tealh berbudi kepada mu dengan sebab mereka masuk Islam, katalah; “janganlah kamu sebut-sebut keislaman  kamu sebagai telah berbudi kepada ku, bahkan Allah (berhak) menyebut budinya atas kamu, lantaran ia telah pimpin kamu kepada beriman, jika adalah kamu orang-orang yang benar.
18. Sesungguhnya Allah mengetahui apa-apa yang ghaib dilangit-langit dan dibumi, dan Allah itu melihat apa-apa yang kamu kerjakan. 

[Ulasan][Penutup][Previous][Next] 
 

No comments:

Post a Comment